Welcome to our Official Website

Paguyuban Jebeng Thulik merupakan wadah bagi generasi muda Banyuwangi dalam membantu peran pemkab Banyuwangi dalam mempromosikan Banyuwangi.

PJT Dancers

merupakan wadah bagi anggota Paguyuban Jebeng Thulik dibidang seni tari, baik tradisional maupun modern. PJT Dancers telah mencetak prestasi tingkat provinsi dan nasional.

PJT Models

ini merupakan wadah bagi anggota Paguyuban yang memiliki pasion di dunia modeling dan photography. Beberapa kompetisi telah diikuti dan berhasil meraih prestasi.

PJT Voices

PJT Voices yang menaungi anggota Paguyuban yang memiliki talenta di bidang seni suara dan musik telah berhasil mencetak prestasi di tingkat nasional dengan lahirnya bakat-bakat baru.

PJT MCs

Merupakan wadah bagi anggota PJT yang memiliki bakat sebagai public speaker, MC, Presenter TV atau Radio. Beberapa anggota PJT MCs telah meniti karir ketingkat nasional.

PJT Goes to

Delegasi PJT yang mewakili Banyuwangi, selalu menampilkan performa terbaiknya untuk beberapa kegiatan sosial maupun kompetisi ke tingkat provinsi atau nasional.

JT Share JT Care

Merupakan program dari PJT atas kepeduliannya dalam mempromosikan Banyuwangi dalam bentuk kegiatan lomba, sosialisasi, promosi dan kunjungan wisata, dsb.

JeTe On Vacation

JOV (JeTe On Vacation) merupakan liburan ala anggota PJT dan juga promosi wisata di Banyuwangi dengan berkunjung dan mengamati ODTW Banyuwangi.

Banyuwangi Ethno Carnival 2013 siap digelar



Sudah jadi rahasia umum bahwa Banyuwangi memiliki kekayaan seni budaya tradisional yang sangat luar biasa. Hal itu ditunjukkan dengan masih banyaknya ritual dan upacara adat maupun event-event budaya yang dilaksanakan oleh masyarakat. Berangkat dari kekayaan khasanah seni budaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuat satu kemasan seni budaya tradisional dalam sebuah event yaitu BANYUWANGI ETHNO CARNIVAL (BEC)  suatu event budaya yang diharapkan mampu menjembatani modernisasi seni budaya lokal yang selama ini tumbuh kembang dalam kehidupan masyarakat Banyuwangi menjadi sebuah event dalam bentuk  parade berskala Internasional tanpa harus merubah nilai-nilai yang sudah berkembang dan tumbuh di dalam masyarakat baik spirit maupun filosofinya.
Setelah sukses di gelar dua tahun berturut-turut dengan tema berbeda, tahun ini akan kembali digelar Banyuwangi Ethno Carnival 2013  (BEC III) yang merupakan pameran busana dengan tema tertentu yang merupakan salah satu agenda dalam memperingati hari jadi Banyuwangi (HARJABA).
Kamis lalu (2/5) yang berlokasi di Pendopo Sabha Swagatha Banyuwangi, di gelar presentasi kostum yang menjadi tema untuk BEC 2013 yang dihadiri oleh beberapa peserta dan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil ritual “Kebo-keboan” sebagai tema untuk Banyuwangi Ethno Carnival 2013.
Dalam penyelenggaraan BEC 3 yang rencanya akan digelar bulan september 2013 ini, Disparta Banyuwangi akan melakukan promosi kebeberapa daerah untuk mengenalkan Budaya Banyuwangi yang menjadi tema BEC tahun ini.
“Sebagai bagian dari promosi, pada 18 mei 2013 nanti akan di gelar show di Balai Kartini Jakarta Selatan” Ujar Thulik Dede.
Dalam event bertajuk Malam Jawa Timuran yang di gelar di Balai Kartini tersebut, akan dilakukan presentasi busana Kebo-keboan Emas yang akan di peragakan oleh Thulik Dede yang merupakan juara favorite Barong Hijau tahun lalu ini.
“Disparta akan menuju Jakarta bersama pemenang BEC II dan para penari Banyuwangi.” Tambah Thulik yang berprofesi sebagai perawat ini.
Untuk diketahui, kebo-keboan merupakan salah satu ritual khas Banyuwangi yang digelar di dua lokasi berbeda; Aliyan & Alasmalang. Konon, ritual Kebo-keboan sendiri memiliki tujuan sebagai salah satu rasa syukur atas nikmat yang telah didapatkan masyarakat sekitar dan juga sebagai ritual bersih Desa yang biasanya di lakukan pada bulan Suro (kalender jawa). Selain itu, event ini juga sebagai  upacara Panen Raya yang dilakukan oleh masyarakat keturunan Osing.
Sebagai bahan informasi mengenai ritual kebo-keboan bisa KLIK.

Sumber & Photos By :  
Thulik Dede
Follow : @JebengthulikBWI
Facebook : www.facebook.com/pages/Paguyuban-Duta-Wisata-Jebeng-Thulik-Banyuwangi


Description: Banyuwangi Ethno Carnival 2013 siap digelar Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: Banyuwangi Ethno Carnival 2013 siap digelar

TESTIMONI: Yustino Armend Wiguno #JT2010

Salam Pariwisata, pengalaman ikut Pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi "Sangat Menyenangkan, Lucu dan Luar biasa". Tanya Kenapa??? Karena Dari orang yang mengerti atau mengenal sama skali mengenai kota, budaya dan adat Banyuwangi, sekarang menjadi mengerti, mengenal dan peduli itulah hasil yang aku dapatkan saat mengikuti pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi, berawal saat membaca koran pada tahun 2006 disitu ada berita tentang Pemenang Jebeng Thulik 2006, dari situ yang membuat aku menjadi penasaran mengenai ajang pemilihan tersebut.
Pada tahun 2007 aku bersama Alefan Nur Hidayat dan temen2 SMA yang lain mengikuti ajang Pemilihan JT 2007, namun sayang kita semua gagal dan tidak ada satupun yg berhasil lolos karena umur aku masih 15 tahun, selanjutnya aku mengikuti kembali Pemilihan JT tahun berikutnya (tahun 2008), Alhamdulillah Dari SMA 1 Rogojampi aku, Alefan Nur Hidayat dan Winda Maryana masuk ke 25 besar dari ratusan peserta yang mengikuti pemilihan JT pada tahun itu, kita maju ke tahap berikutnya yaitu sesi wawancara untuk dipilih 10 besar yang nantinya akan dikarantina dan masuk final, Tapi sayang cuma aku saja yang tidak berhasil lolos pada tahap itu, ada rasa kecewa pada diri aku melihat Alefan dan Winda masuk 10 besar dan mendapatkan gelar sebagai Thulik BWI serta Harapan 2 Jebeng BWI 2008. terbenak dalam diri q "teman2 aku bisa kenapa q tidak" dari situ q lebih mencari tahu dan mempelajari kota Banyuwangi lebih lanjut.
Kemudian aku mengikuti Pemilihan JT pada tahun 2010 saat itu aku berumur 18 tahun dan sudah menjadi mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang, saat ikut seleksi tahap 1 dan 2 aku ijin tidak mengikuti kuliah demi mengikuti pemilihan Jebeng thulik, alhamdulilah ternyata usaha aku jauh2 ikut pemilihan tidak sia-sia dan bisa masuk 10 besar dan mengikuti karantina di Desa kemiren. Saat di karantina dirumah induk semang pengalaman q paling lucu, aku tidak mengerti dengan percakapan mereka karena menggunakan bahasa Banyuwangian (Oseng), mungkin karena keluarga q bukan suku Asli dari banyuwangi (Sunda (Jabar) dan Jawa Tengah), sehingga aku gak terbiasa dan kurang mengerti, untung ada Dian Wahyudi (Dede) teman 1 rumah saat karantina sebagai penerjemah bahasa mereka. sealin pengalam tersebut juga terdapat pengalaman lain yang hanya bisa di dapatkan dari mengikuti pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi yaitu kepribadian, wiraga, talenta, tari, make-up, budaya dan masih banyak lgi.. Itulah suatu pengalaman yang paling berharga yang aku dapatkan saat mengikuti pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi.
Setiap orang pasti memiliki keinginan dan cita-cita yang berbeda-beda sehingga untuk meraih hal tersebut diperlukan usaha, kerja keras dan pengorbanan agar apa yang kita inginkan bisa tercapai. Maka Bergabunglah menjadi Duta Pariwisata Kab Banyuwangi, wujudkan keinginan dan cita-cita kamu untuk menjadi orang berprestasi bersama Paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi.

Sekilas tentang Thulik Yustino

Nama lengkap
Yustino Armend Wiguno
Usia (saat ikut JT)
18 tahun
Status (saat ikut JT)
Mahasiswa
Asal
Kecamatan Singojuruh
Prestasi, karir & pendidikan
Finalis baca berita radio mandala 2010
Juara 3 nyanyi pop kriteria remaja-umum 2004 se-kab BWI
Juara harapan 1 choral speaking group SMA se-Kab BWI
Semi finalis Jebeng Thulik Banyuwangi 2008
Finalis Thulik Banyuwangi 2010
S1 Biologi Unibraw Malang

Description: TESTIMONI: Yustino Armend Wiguno #JT2010 Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: TESTIMONI: Yustino Armend Wiguno #JT2010

TESTIMONI: Imam Faluyo Firdaus #JT2006

Salam Lare Oseng..... Ngomongin masalah Jebeng Thulik aku teringat 8 tahun lalu ketika aku ikut ajang bergengsi bagi pemuda dan pemudi Ï‘¡ kab.banyuwangi. awalnya saya memang ragu karena saya sama sekali buta akan ajang seperti itu, selain karena dorongan dari pihak sekolah, teman teman, dan kluarga akhirnya saya memutuskan untuk ikut dalam ajang Pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi Tahun 2005.
Saat pertama mengikuti technical meeting bahkan sampai awal karantina saya merasa ragu dan tidak yakin. Namun perlahan saya belajar dari rekan rekan finalis bahkan penitia ataupun penyaji materi. Disitu saya menyadari bahwa pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi bukan hanya ajang asal asalan yang hanya ngalem ngaleman atau adu tampang. Tapi banyak ilmu yang saya dapat mulai kesenian, kebudayaan, kepariwisataan, bahkan etika dan tata krama.
Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa ikut dan terpilih sebagai finalis saat itu. Karena selain itu saya juga mendapat teman dan keluarga baru dan tentunya punya modal buat nampang ke cewek cewek. Hahaha..... Namun yang terpenting ya ilmu pengetahuan dan pengalaman tentunya. Namun sayang saya gagal mendapat gelar pada ajang tahun itu. Maka dari itu berbekal pengalaman tahun sebelumnya, Saya kembali bertekat untuk mengikuti ajang ini kembali. Dan Alhamdulillah pada Tahun 2006 saya berhasil menjadi THULIK BANYUWANGI. Jadi untuk para pemuda dan pemudi lare oseng ayo tunjukan kalau kalian sangat mencintai dan menghargai Banyuwangi. Jangan takut dan merasa kalian tidak bisa atau pantas karena disini kita akan tetap di bekali dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang menyenangkan.
Maka dari itu ayo segera bergabung dengan kami dengan ikut berpartisipasi untuk menjadi duta duta wisata kab.banyuwangi yang baru dan menjadi next Jebeng Thulik Banyiwangi. Jangan takut karena tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau belajar dan berusaha!!! Jadi ayo buruan ikuti seleksinya dan jangan takut untuk gagal. You can if you think you can.

Sekilas tentang Thulik Imam

Nama lengkap
Imam Faluyo Firdaus
Usia (saat ikut JT)
16 Tahun
Status (saat ikut JT)
Pelajar
Asal
Kecamatan Rogojampi
Prestasi,Karir & Pendidikan
Finalis Thulik Banyuwangi 2005
Thulik Banyuwangi 2006
SMAN 1 GLAGAH BANYUWANGI
DII VEHICLE INSPECTOR ACADEMY STTD - BP2TD BALI
Vehicle Inspector DISHUB Kab.Probolinggo

Description: TESTIMONI: Imam Faluyo Firdaus #JT2006 Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: TESTIMONI: Imam Faluyo Firdaus #JT2006

TESTIMONI: Igfar Reza Ahmadi #JT2007


Jebeng-Thulik??? Saya pilih kata "AMAZING" untuk menggambarkan betapa banyak manfaat, ilmu, wawasan dan pengalaman yang bisa didapat di Paguyuban ini. Back to the past, awal saya ikut pemilihan Jebeng Thulik di tahun 2007 adalah karena ajakan + sedikit paksaan dari Jebeng Icha (Reyza Fitri Aninda) yang juga ingin mengikuti ajang pemilihan JT ditahun yang sama. Tidak pernah terfikirkan sebelumnya untuk ikut ajang pemilihan itu karena awalnya saya kira JT adalah kontes kecantikan/ketampanan saja, dan saya merasa bukan yang paling tampan di Banyuwangi,hehe... Tapi setelah dijelaskan dan dilatih untuk tes seleksi oleh Jebeng Icha (makasih Cha), pandangan saya mulai berubah atas Jebeng-Thulik, apalagi setelah akhirnya saya masuk dalam 10 pasang finalis yang harus melewati fase karantina, saya baru tahu apa itu Jebeng-Thulik.
Selama fase karantina saya benar-benar merasa beruntung, bagaimana tidak, di Jebeng-Thulik lah saya baru banyak mengetahui potensi kekayaan alam, wisata, & kearifan budaya lokal yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi. Ikut tinggal dalam kesahajaan warga Using, mempelajari tradisi mereka, ditambah dengan pelatihan wiraga, tari tradisional, public speaking membuat juga saya banyak mendapat ilmu & persahabatan yang baru dari para tutor, senior JT, dan finalis lain.
Ketika malam puncak pemilihan, disitulah mental saya diuji, untuk menampilkan apa yang sudah saya dapat selama fase karantina dihadapan juri dan banyak penonton. Tapi saya merasa tidak ada beban, karena bagi saya menjadi finalis saja sudah sangat bermanfaat dalam menambah wawasan saya, tapi tak disangka-sangka justru saya terpilih menjadi Wakil I Thulik Banyuwangi 2007, Alhamdulillah.
Dari Jebeng-Thulik saya mendapat banyak ilmu & wawasan, dari Jebeng-Thulik saya melatih mental & mengembangkan kepribadian saya, dari Jebeng-Thulik saya mendapat banyak pengalaman yang tak terlupakan.
Jadi buat calon peserta Jebeng-Thulik yang masih ragu, buang jauh-jauh keraguan kalian. Kalau bukan kita “lare using” yang mengembangkan Banyuwangi, siapa lagi?? Jaya Selalu Jebeng-Thulik Banyuwangi.

Sekilas tentang Thulik Igfar

Nama Lengkap
Igfar Reza Ahmadi
Usia (saat ikut JT)
17 Tahun
Status (saat ikut JT)
Pelajar SMA
Asal
Kecamatan Kota Banyuwangi
Karir, Prestasi & Pendidikan
Wakil I Thulik 2007
Prodip I Bea & Cukai STAN
Direktorat Jenderal Bea & Cukai

Description: TESTIMONI: Igfar Reza Ahmadi #JT2007 Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: TESTIMONI: Igfar Reza Ahmadi #JT2007